Film Harta Tahta Raisa Tayang 6 Juni, Raisa Sempat tak ‘Pede’

Radar Sumut, JAKARTA — Kehidupan dan kiprah diva muda Indonesia, Raisa Andriana, akan dibahas mendalam dalam film dokumenter Harta Tahta Raisa. Meski kehadiran film tersebut mendapat animo yang besar dari para penggemarnya, namun siapa sangka Raisa justru merasa minder.

Awalnya Raisa mengira film tersebut merupakan film yang berkaitan dengan konsernya, “Raisa: Live in Concert”, di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) pada 25 Februari 2023. Oleh karena itu, Raisa menyetujuinya karena konser tersebut. Ini adalah saat yang sangat penting baginya dan bagi orang-orang yang membantunya.

Namun saat diberitahu film tersebut akan diadaptasi menjadi filmnya sendiri, Raisa mengaku sempat ragu. Keraguan ini bermula karena Raisa tidak tahu apakah film tentang kehidupannya bisa menarik dan menginspirasi seperti film yang ia tonton.

Karena saya tidak melihat hidup saya sebagai orang ketiga, kata Raisa saat peluncuran trailer Harta Tahta Raisa di Jakarta, Selasa (23/4/2024).

Namun setelah berbincang dengan produser dan timnya, Raisa akhirnya merasa percaya diri dengan film tersebut. Raisa pun mempresentasikan filmnya secara lengkap kepada tim produksi.

“Aku nggak ada (permintaan) ‘kamu mau tampil seperti ini’ atau apa pun kok. Tidak ada instruksi,” kata Raisa.

CEO Juni Records Adryanto Pratono mengatakan, film tersebut direncanakan mulai tahun 2019 bersamaan dengan rencana konser solo Raisa di GBK. Rencana ini tercipta karena perjalanan Raisa mengalahkan GBK tidaklah mudah.

“Akhir tahun 2022 Imaginari mengiyakan, kami akan mulai merekam lebih banyak lagi,” kata pria yang akrab disapa Boim itu.

Direktur Harta Tahta Raisa, Soleh Solihun mengatakan, judul dokumen tersebut diambil dari pernyataan yang muncul beberapa tahun lalu. Namun surat-surat tersebut akan memberikan makna baru pada peribahasa tersebut.

Menurut Soleh, Raisa Treasure akan menunjukkan hal-hal penting yang penting bagi Raisa, orang-orang yang mencintai dan mendukungnya di mana pun, mulai dari penggemar, tim manajemen, hingga keluarga. Di sisi lain, film dokumenter ini juga akan menampilkan “Tahta” Raisa sebagai penyanyi yang akhirnya menjadi satu-satunya penyanyi wanita yang menggelar konser di GBK.

“(Saat memilih judul ini) kami juga ingin memberikan apresiasi. Kata ini organik dan sudah tersebar bertahun-tahun. Ini salah satu bentuk terima kasih kami (kepada penggemar Raisa),” kata Soleh.

Produser Harta Tahta Raisa dan Co-Founder Imajinari, Dipa Andika mengatakan rumah produksinya selalu berkomitmen menampilkan karya berkualitas dan inovatif. Oleh karena itu, Imajinari tak segan-segan menggarap musik film yang jarang ada di Indonesia.

“Harta Tahta Raisa adalah bukti bahwa kami tidak bermain di komunitas kami dan kami selalu mendorong masyarakat untuk bekerja di berbagai bidang di industri film Indonesia,” kata Dipa.

Film Harta Tahta Raisa akan menjadi film ketiga yang dirilis oleh Imaginari, setelah sebelumnya sukses dengan film Ngeri-Ngeri Sedap, Jatuh Cinta Seperti di Film, dan Agak Laen. Video produksi Imaginari dan Juni Records ini akan tayang di bioskop Tanah Air pada 6 Juni 2024, bertepatan dengan ulang tahun Raisa yang ke-34.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *